Rabu, 15 Juni 2011

Surat Untuk Bintang

Ini gue buat pagi pagi buta, saat gue bingung apa yang mau gue lakuin. Nggak bagus, tapi inilah tulisan gue. Please jangan copas without credit. Kansahamnida J



Dear bintang,
kau bersinar digelapnya langit kelam dan membuatnya berkilau. Kau berikan cahaya dalam gelap yang selalu ku rindukan. Terkadang aku berfikir untuk menjadi bintang paling terang di galaksi supernova 1987a yang terlihat begitu bercahaya. Tapi bukan disanalah yang aku inginkan. Karena hanya di Bima Sakti aku temukan dia. Yang membuatku merekah di semua musim.

Bintang, sampaikan seluruh pesan hatiku lewat cahaya mu yang masih tersisa. Kan aku jaga kau agar tak menghilang dari peredaran dalam bola mataku. Berikan padanya penjelasan yang tak pernah ku akui benar adanya. Dari jerit terdalam pada lubuk hati ini.
Dalam gelap yang menyebar dengan terpaan angin dingin, aku berikan senyum terhangatku untuknya. untuk temani tidurnya sekarang, melepaskan segala resah yang tercipta dan mengusir kedinginan yang ia rasakan. Tepiskan hampa yang ia ciptakan.
Bintang, aku ingin berbaur dalam cahaya terangmu dan jangan lepaskan aku untuk berbaur dengan langit kelam yang membuatmu begitu terlihat bersinar. Tapi aku tetap tak akan pernah menjadi dirimu. Namun aku ingin menjadi bintang yang terus bersinar disuatu sudut kecil yang memberikan aku kehangatan.

Sincerely,
My Heart

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BAKSO SAPI EKONOMIS

Bakso.. bakso.. yang namanya bakso tuh aku gak bisa nolak. Emang suka banget sih sama bakso. Dulu nyoba bikin bakso pake resep asal, eh jadi...