Selasa, 29 Oktober 2013

DAUN terbang karena tiupan ANGIN atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal?



Ini bukan tulisan karyaku, re-post aja dari blog lain. Cuma berhubung aku sendiri gak tau ini karya orisinilnya siapa (saking banyaknya yang mirip) jadi aku gak mencantumkan sumbernya... Dan alasan kenapa aku re-post ini karena buatku cerita ini touched. Aku suka karena cerita ini ditulis dalam sudut pandang orang ketiga, jadi kita tau apa yang sebenarnya terjadi tanpa menerka-nerka apa yang terjadi dengan masing-masing tokoh. Enjoy reading guys…


POHON
Orang-orang memanggilku “POHON” karena aku sangat baik dalam menggambar pohon.
AKU selalu menggunakan gambar pohon pada sisi kanan sebagai trademark pada semua lukisanku.
AKU telah berpacaran sebanyak 5 kali…Ada satu wanita yang sangat AKU cintai..tapi AKU tidak punya keberanian untuk mengatakannya…
Dia tidak cantik..tidak memiliki tubuh yang sexy..
Dia sangat peduli dengan orang lain..religius tapi..dia hanya wanita biasa saja.
AKU menyukainya..sangat menyukainya..
Gayanya yang innocent dan apa adanya..kemandiriannya..kepandaiannya dan kekuatannya…
Alasan AKU tidak mengajaknya kencan karena…
AKU merasa dia sangat biasa dan tidak serasi untukku…
AKU takut…jika kami bersama semua perasaan yang indah ini akan hilang…
AKU takut kalau gosip2 yang ada akan menyakitinya…
AKU merasa dia adalah “sahabatku”…
AKU akan memilikinya tiada batasnya…tidak harus memberikan semuanya hanya untuk dia…Alasan yang terakhir..membuat dia menemaniku dalam berbagai pergumulan selama 3 tahun ini…
Dia tau AKU mengejar gadis2 lain dan AKU telah membuatnya menangis selama 3 tahun…
Ketika AKU mencium pacarku yang ke-2 terlihat olehnya…
Dia hanya tersenyum dengan berwajah merah…”lanjutkan saja” katanya, setelah itu pergi meninggalkan kami.
Esoknya, matanya bengkak..dan merah…
AKU sengaja tidak mau memikirkan apa yang menyebabkannya menangis… but AKU tertawa…bercanda dengannya seharian di ruang itu…
Di sudut ruang itu dia menangis…dia tidak tau bahwa AKU kembali untuk mengambil sesuatu yang tertinggal…
Hampir 1 jam kulihat dia menangis disana….
Pacarku yang ke-4 tidak menyukainya…
Pernah sekali mereka berdua perang dingin, AKU tau bukan sifatnya untuk memulai perang dingin…
Tapi AKU masih tetap bersama pacarku…
AKU berteriak padanya dan matanya penuh dengan air mata sedih dan kaget…
AKU tidak memikirkan perasaannya dan pergi meninggalkannya bersama pacarku…
Esoknya masih tertawa dan bercanda denganku seperti tidak ada yang terjadi sebelumnya…
AKU tau dia sangat sedih dan kecewa tapi dia tidak tau bahwa sakit hatiku sama buruknya dengan dia…
AKU juga sedih…
Ketika AKU putus dengan pacarku yang ke 5, AKU mengajaknya pergi…
Setelah kencan satu hari itu, AKU mengatakan bahwa ada sesuatu yang ingin kukatakan padanya…
Dia mengatakan bahwa kebetulan sekali bahwa dia juga ingin mengatakan sesuatu padaku…
AKU cerita tentang putusnya AKU dengan pacarku…
Dia berkata bahwa dia sedang memulai suatu hubungan dengan seseorang…
AKU tau pria itu…dia sering mengejarnya selama ini…Pria yang baik, penuh energi dan menarik…
AKU tak bisa memperlihatkan betapa sakit hatiku, AKU hanya tersenyum dan mengucapkan selamat padanya…
Ketika sampai di rumah, sakit hatiku bertambah kuat dan AKU tidak dapat menahannya…
Seperti ada batu yang sangat berat didadaku…AKU tak bisa bernapas dan ingin berteriak namun apa daya…
Air mataku mengalir tak terasa aku menangis karenanya…
Sudah sering AKU melihatnya menangis untuk pria yang mengacuhkan kehadirannya…
Handphoneku bergetar…ternyata ada SMS masuk…SMS itu dikirim 10 hari
yang lalu ketika aku sedih dan menangis…
SMS itu berbunyi, ”DAUN terbang karena ANGIN bertiup atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal?"

DAUN
AKU suka mengoleksi daun-daun, kenapa?
Karena AKU merasa bahwa DAUN untuk meninggalkan pohon yang selama ini ditinggali membutuhkan banyak kekuatan.Selama 3 thn AKU dekat dengan seorang pria, bukan sebagai pacar tapi “Sahabat” .
Tapi ketika dia mempunyai pacar untuk yang pertama kalinya…
AKU mempelajari sebuah perasaan yang belum pernah aku pelajari sebelumnya – CEMBURU…
Perasaan di hati ini tidak bisa digambarkan dengan menggunakan Lemon.
Hal itu seperti 100 butir lemon busuk. Mereka hanya bersama selama 2 bulan…
Ketika mereka putus, AKU menyembunyikan perasaan yang luar biasa gembiranya.
Tapi sebulan kemudian dia bersama seorang gadis lagi…AKU menyukainya dan AKU tau bahwa dia juga menyukaiku, tapi mengapa dia tidak mau mengatakannya?
Jika dia mencintaiku, mengapa dia tidak memulainya dahulu untuk melangkah?
Ketika dia punya pacar baru lagi, hatiku sedih…
Waktu berjalan dan berjalan, hatiku sedih dan kecewa…
AKU mulai mengira bahwa ini adalah cinta yang bertepuk sebelah tangan…
Tapi..mengapa dia memperlakukanku lebih dari sekedar seorang teman?
Menyukai seseorang sangat menyusahkan hati…AKU tahu kesukaannya…kebiasaannya…
Tapi perasaannya kepadaku tidak pernah bisa diketahui…
Kau tidak mengharapkan AKU seorang wanita untuk mengatakannya bukan ?
Diluar itu, AKU mau tetap disampingnya…memberinya perhatian…menemani…dan
mencintainya…
Berharap suatu hari nanti dia akan datang dan mencintaiku…
Hal itu seperti menunggu telephonenya tiap malam…mengharapkan mengirimku SMS…
AKU tau sesibuk apapun dia, pasti meluangkan waktunya untuk ku…
Karena itu, AKU menunggunya…
3 tahun cukup berat untuk kulalui dan AKU mau menyerah…Kadang AKU berpikir untuk tetap menunggu…
Dilema yang menemaniku selama 3 tahun ini…
Akhir tahun ke-3, seorang pria mengejarku…setiap hari dia mengejarku tanpa lelah…
Segala daya upaya telah dilakukan walau seringkali ada penolakan dariku…
AKU berpikir…apakah aku ingin memberikan ruang kecil di hatiku untuknya ?!..
Dia seperti angin yang hangat dan lembut, mencoba meniup daun untuk terbang dari pohon…
Akhirnya, AKU sadar bahwa AKU tidak ingin memberikan Angin ini ruang yang kecil di hatiku…
AKU tau Angin akan membawa pergi Daun yang lusuh jauh dan ketempat yang lebih baik…
Akhirnya AKU meninggalkan Pohon…tapi Pohon hanya tersenyum dan tidak memintaku untuk tinggal…
AKU sangat sedih memandangnya tersenyum ke arahku…
“DAUN terbang karena ANGIN bertiup atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal?”

ANGIN
AKU menyukai seorang gadis bernama Daun…
karena dia sangat bergantung pada Pohon..jadi aku harus menjadi ANGIN yang kuat…Angin akan meniup Daun terbang jauh…
Pertama kalinya..AKU melihat seseorang memperhatikan kami…
Ketika itu, dia selalu duduk disana sendirian atau dengan teman2nya memerhatikan Pohon…
Ketika Pohon berbicara dengan gadis2, ada cemburu di matanya…
Ketika Pohon melihat ke arah Daun, ada senyum di matanya…
Memperhatikannya menjadi kebiasaanku…seperti daun yang suka melihat Pohon.
Satu hari saja tak kulihat dia…AKU merasa sangat kehilangan…Di sudut ruang itu, ku lihat pohon sedang memperhatikan daun…
Air mengalir di mata daun ketika Pohon pergi…
Esoknya…Ku lihat Daun di tempatnya yang biasa, sedang memperhatikan Pohon…
AKU melangkah dan tersenyum padanya…Kuambil secarik kertas..kutulis dan kuberikan padanya…
Dia sangat kaget…
Dia melihat ke arahku, tersenyum dan menerima kertas dariku…
Esoknya…dia datang…menghampiriku dan memberikan kembali kertas itu…
Hati Daun sangat kuat dan Angin tidak bisa meniupnya pergi, hal itu karena Daun tidak mau meninggalkan Pohon.
AKU melihat kearahnya…kuhampiri dengan kata2 itu…
Sangat pelan…dia mulai membuka dirinya dan menerima kehadiranku dan telponku…
AKU tau orang yang dia cintai bukan AKU…tapi AKU akan berusaha agar suatu hari dia menyukaiku…
Selama 4 bln, AKU telah mengucapkan kata Cinta tidak kurang dari 20x kepadanya…
Hampir tiap kali dia mengalihkan pembicaraan…tapi AKU tidak menyerah…
Keputusanku bulat….AKU ingin memilikinya…dan berharap dia akan setuju menjadi pacarku….
Aku bertanya,” apa yang kau lakukan? Kenapa kau tidak pernah membalas?
Mengapa kau selalu membisu?”
Dia berkata, “AKU menengadahkan kepalaku”…
“Ah?” Aku tidak percaya dengan apa yang kudengar…
“Aku menengadahkan kepalaku” dia berteriak…
Kuletakkan telepon……melompat….berlari seribu langkah…ke rumahnya…
Dia membuka pintu bagiku…Ku peluk erat-erat tubuhnya…
“DAUN terbang karena tiupan ANGIN atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal?”

Jumat, 20 September 2013

I Love My Self

Hai hai hai…
Gak tau deh, gue sebenernya bingung gimana ngutarain apa yang gue rasain sekarang. Gue merasa cukup bahagia dengan jalan yang gue pilih saat ini. Jalan untuk sendiri tanpa komitmen dengan siapapun. Jalan untuk melepas mereka yang pernah masuk dalam hidup gue dan yang mencoba untuk masuk dalam hidup gue. Munafik gak sih gue? Gue juga gak tau…
Ada yang bilang cinta itu adalah saat kamu melepas orang yang kamu cintai agar ia lebih bahagia, tapi ada juga yang bilang kalau cinta itu bukan bagaimana kamu melepas melainkan bagaimana kamu bertahan. Entahlah… gue bukan pakar cinta, gue sama kayak orang pada umumnya. Pernah ngerasain yang namanya jatuh cinta, pernah ngerasain yang namanya terluka, sakit hati, dikecewain bahkan di PHP-in. semua bukan pilihan gue, tapi inilah jalan yang harus gue tempuh untuk tau bahwa dunia bukanlah surga. Untuk tau bahwa cerita cinta gak sama kayak novel teenlit.
Untuk saat ini, gue masih memilih untuk sendiri. Bukan karena gue gagal move on, tapi karena banyak hal yang bisa gue rasain saat gue sendiri. rasa untuk lebih peduli sama orang-orang terdekat gue, rasa bebas untuk gak memikirkan orang lain lebih dari diri sendiri. yaaa, rasa mencintai diri sendiri. single bukan berarti harus mencari cinta yang baru, tapi single itu adalah waktu untuk kita berusaha mencintai diri sendiri sebelum mencintai orang lain. Karena apa? Karena terkadang saat kamu terlalu mencintai orang lain, kamu melupakan dirimu sendiri dengan menyalahkan dirimu dan menghukum diri sendiri. padahal kamu juga berhak untuk bahagia.
Mencintai diri sendiri bukan berarti kamu egois. Mencintai diri sendiri itu berarti kamu tau dimana kamu akan memposisikan dirimu saat kamu terluka. Cinta itu hadir bukan hanya saat kamu menemukan dia yang bisa membuatmu tersenyum dan tertawa, tapi ia hadir saat kamu bisa merasa bahagia dengan kesendirianmu.
Cinta bukan suatu mata kuliah wajib ataupun mata kuliah pilihan yang bisa diambil oleh mahasiswa. Maka dari itu gak ada mahasiswa yang bikin skripsi tentang cinta kalau dia gak mau jadi mahasiswa abadi. Cinta itu.... ada di tempat yang lebih dekat dari yang kamu pikir :)

Kamis, 12 September 2013

Heart



Dear my blog…
Sebenernya uda lama banget gak nulis. Padahal ada banyak hal yang mau gue ceritain. Okee gue cerita lewat rangkaian kata yang mungkin gak seindah dulu. Check it out !


Aku ada di sini. Di tempat yang tak terlalu dekat denganmu. Di tempat aman untukku agar aku tak lagi terluka. Luka yang kau beri yang mungkin mengubah ku. Namun tak jua merubah rasa untukmu. Aku tak sadar banyak harap yang telah ku pintal untuk sehelai rindu yang tak tersampaikan. Aku tak ingin kau tau itu. satu pintaku pada Tuhan untuk selalu menjagamu. Maaf karena aku tak sanggup untuk menunggumu. Menunggu kau menyadari bahwa rindu ini masih milikmu…
Terusikku dengan dia. Dia yang dulu seperti dirimu. dia yang perlahan mulai menata hati ini yang pernah retak karenamu. Manakala ku lingkarkan harapanku padanya, ia tak juga menyadarinya. Ketika ia menuju hati yang lain, aku masih di sini. Di tempat ku biasa menjangkaunya. Namun kali ini terasa lebih jauh…
Tuhan… izinkan aku untuk pergi dari mereka. mereka yang tak pantas untuk miliki ketulusan hati ini. Ku dekap erat hatiku kini, aku tak ingin seorangpun meretakkannya lagi. Hingga suatu hari kau izinkan aku untuk tinggal dalam rumah yang mampu memberikan ketenangan dan menawarkan kehangatan, izinkan aku untuk menata hati ini dengan senyum. Senyum yang membuatnya datang dan memelukku dengan erat. Senyum tulus untuk ia yang kau izinkan bersamaku J

                                                                              Malang, September 12th, 2013

BAKSO SAPI EKONOMIS

Bakso.. bakso.. yang namanya bakso tuh aku gak bisa nolak. Emang suka banget sih sama bakso. Dulu nyoba bikin bakso pake resep asal, eh jadi...